21.4 C
Indonesia
Jumat, Agustus 19, 2022

Aliansi PMAT Lakukan Aksi Usut Dugaan Pungli BPUM di Dinas Koprasi dan UKM

Telisik.co, Kutacane – Aliansi Peduli masyrakat Aceh Tenggara (PMAT), kembali turun kejalan menggelar aksi demo. Demo ini menyuarai dugaan Oknum Dinas yang melakukan pencairan dana Bantuan Presiden (Banpernas) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Dinas Koprasi dan UKM Daerah, pada Kamis (28/10/2021).

Darmawan Koordinator aksi dalam orasinya mengatakan, dugaan praktik pungli ini sudah terstruktur dan sistematis disinyalir dilakukan oleh oknum Pegawai Dinas Koperasi dan UKM pada saat calon penerima manfaat mengambil rekomendasi dari Dinas. Namun rekomendasi itu diperoleh masyarakat bukan di kantor Dinas UKM, malainkan mengantar langsung kepada calon penerima manfaat dengan modus menjemput bola untuk menghindari pungli.

“Indikasi pungli ini diduga langsung dilakukan oleh oknum UMKM. Saat mereka memberikan surat rekomendasi dari dinas kepada calon penerima di tingkat Desa. Diduga rekomendasi pencairan ini hanya diprioritaskan atau diberikan kepada mereka yang ingin membayar,” katanya.

Tidak hanya itu disampaikan Dermawan bahwa indikasi dugaan pungli sudah di praktekkan sejak pencairan BANPRES UMKM di tahap pertama namun hingga kini para pelaku ilegal itu seakan tidak pernah di proses hukum dan perbuatan mereka seakan dianggap legal.

“Kenapa terkesan pihak Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Saber Pungli Apatis terhadap dugaan Pungli ini? padahal isu ini telah menjadi rahasia umum. Dalam kasus ini seakan Pihak Polres Aceh Tenggara melumrahkan itu terjadi, kendati demikian kami bukan menuduh bapak-bapak terlibat dalam pungli tersebut,” ucap Darmawan .

Dengan merebaknya dugaan pungli pencairan bantuan ini namun tanpa tindakan pihak APH. Banyak anggapan masayarakat bahwa oknum pungli diduga telah ada deal-dealan dilapangan sehingga sampai saat ini tidak ada yang tersentuh hukum yang diduga terlibat dalam pungli UMKM ini tidak pernah tersentuh hukum.

“Untuk menepis isu ini kami mohon kepada bapak Kapolres Aceh Tenggara untuk mengawal Dinas Koperasi dan rekomendasi pencairan kepada calon penerima mamfaat dicetak dikantor Dinas dan menempatkan Personil Kepolisian dalam pencairan dana bantuan ini,” ungkapnya.

Adapun dalam orasi ini dilakukan didepan Polres Aceh Tenggara disambut langsung Kasat Reskrim AKP Eko Purwanto, Kapolres mengatakan, dengan terkait dugaan atau informasi adanya indikasi pungli dalam penyaluran UMKM yang disampaikan pendemo, hal ini akan dilakukan dengan melakukan penyelidikan dan diselusuri kebenarannya.

“Apakah benar informasi tersebut adanya, jika dugaan itu ada maka akan kita tindaklanjuti. Sementara jika tidak terbukti tentu tak akan lagi dilakukan tindakan lanjutan atas dugaan tersebut,” kata Suparwanto.

Sedangkan permintaan untuk menempatkan personel dalam mengawal atau memantau proses pencairan bantuan UMKM baik di Bank Aceh atau dinas koperasi, hal itu harus disampaikan dan dikoordinasikan dengan Kapolres dahulu.

Pewarta: Yahya Saragi
Editor: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here