29.4 C
Indonesia
Rabu, September 28, 2022

Bea dan Cukai Bengkulu Lakukan Pemusnahan Hasil Penindakan

Telisik.co, Bengkulu – Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Bengkulu, adakan konferensi pers terkait pemusnahan barang milik Negara hasil penindakan, dengan tema gempur rokok ilegal, Kamis (2/12/2021).

Jenis barang yang akan dimusnakan yaitu Barang Pornografi, Bibit, Hasil Tembakau, Minuman Mengandung Etil Alkohol dan Hasil Pengolahan Tembakau lainnya.

Disampaikan Kepala KPPBC TMP C Bengkulu Ardhani Naryasti, Kita hari ini melakukan kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara yang merupakan hasil dari kegiatan penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean C Bengkulu periode November 2020 sampai dengan Oktober 2021. Total penindakan adalah 121 (seratus dua puluh Satu) kali penindakan.

Saat Sesi Foto Bersama Sebelum Pemusnahan, Foto: Panji
Saat Sesi Foto Bersama Sebelum Pemusnahan, Foto: Panji

“Atas pelanggaran di bidang Kepabeanan dan Cukai yang diperoleh melalui kegiatan operasi pasar atas peredaran Barang Kena Cukai, Rokok dan Minuman Mengandung Etil Alkohol, serta kegiatan pengawasan barang kiriman pos, di Kantor Pos Lalu Bea Bengkulu,” ungkapnya.

Pelanggaran di bidang Kepabeanan didominasi oleh barang impor melalui kiriman pos yang termasuk kategori barang larangan dan pembatasan yang tidak dapat memenuhi perizinan impor yang dipersyaratkan.

“Sedangkan atas pelanggaran di Bidang Cukai meliputi rokok polos tanpa dilekati pita cukai, penggunaan pita cukai bekas, pita cukai salah peruntukan, dan penggunaan pita cukai palsu yang berpotensi merugikan keuangan negara Karena tidak melunasi cukai sesuai ketentuan,” jelas Ardhani.

Sambung Ardhani “Pada Tahun 2021, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean C Bengkulu bersama BNN Provinsi Bengkulu pada tahun 2021 juga telah melakukan 13 (tiga belas) kali penindakan di bidang Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) berupa metamfetamin dan tembakau gorila (Synthetic Cannabinoid) sebanyak 144 gram serta telah dinyatakan selesai dengan penyerahan barang bukti ke BNN Provinsi Bengkulu,” paparnya.

Barang hasil penindakan yang dimusnahkan seluruhnya telah mendapat persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bengkulu terdiri dari sebagai berikut:
1. Rokok berbagai merk, Jumlah 1.583.160 batang;
2. MMEA, Jumlah 50 botol;
3. HPTL, 2,04 Liter;
4. Barang Pornografi, Jumlah 14 pcs; dan
5. Bibit/Benih Tumbuhan, Jumlah 68 kg.

“Jadi total nilai barang yang dimusnahkan senilai Rp 1.630.115.840,00 dengan kerugian negara sebesar Rp 981.593.544,00. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan disaksikan oleh perwakilan dari instansi terkait serta dituangkan dalam Berita Acara Pemusnahan,” pungkasnya.

Pewarta: Panji Putra Pradana

 

Latest news
Related news