21.4 C
Indonesia
Senin, Januari 9, 2023

BEM UMB Lakukan Aksi Nyata Guna Majukan Perekonomian Desa Melalui PHP2D

Telisik.co, Bengkulu – Aksi Nyata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat  desa  dengan melakukan pemberdayaan desa, dalam menyongsong ekonomi masyarakat melalui sistem integrasi pemeliharaan entok dan tanaman padi pada lahan sawah yang di laksanakan  bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unuvertsitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) bersama masyarakat Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tenga, aksi nyata ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Sebuah terobosan kalaborasi nyata yang di lakukan dengan pemanfatan ilmu pengetahuan dengan melihat potensi kekayan sumber daya yang ada di suatu desa yang dapat di kembangkan untuk kebermanfatan lahan pertanatian yang lebih peroduktif dalam pemanfatanya.

Aksi ini dilakukan di Desa Panca Mukti, yang mana desa ini memiliki bentang alam dataran rendah yang cukup luas wilayahnya yaitu 2.340 Ha, dengan pembagian 4,67 Ha Pemukiman, 933,8 Ha Persawahan, 1.347 Ha Tegalan/Perkebunan, 12,5 Ha Pemakaman Umum. Tidak hanya itu desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Tenggah Ini ternya memiliki akses yang begitu dekat dengan Kota yakni Kota Bengkulu yang hanya berjarak 18 KM. Sedangkan jika kita lihat kondisi masyarakat di Desa Panca Mukti ini meimiliki profesi  terbesar pada sektor formal sangat sedikit dari total jumlah penduduk desa seperti ASN dan Guru, sedangkan sektor infomal lebih mendominasi dengan profesi sebagai buruh bangunan, buruh tani, petani tadah hujan, perkebunan karet dan sawit.

Melihat banyaknya potensi yang dapat dikembangkan terutama pada lahan sawah oleh karena itu BEM UM Bengkulu melalui Progeram Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang di adakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset & Teknologi, ikut berkontiribusi penuh, dengan melakukan terobosan yang di ciptakan  untuk  menyongsong ketahanan ekonomi masyarakat desa, dengan melalui Sistem Integerasi Pemeliharaan Padi dan Entok pada lahan sawah. Yang mana telah diketahui banyak lahan pertanian dan perkebunan di desa yang hanya di manfaatkan  satu fungsi saja oleh masyarakat desa tetapi dengan hadirnya kampus (Mahasiswa-red) di harapkan ada pengembangan pemanfaat lahan yang dapat di manfatkan lebih produktif.

“Kami mencoba untuk melakukan system Integrasi pemanfatan lahan sawah dan ternak Entok, dengan adanya inovasi kalaborasi kedua jenis pekerjaan yang berbeda ini dan juga pertama kali dilakukan di Desa Panca Mukti, kabupaten Bengkulu tenggah pada umumnya. Dengan adanya kegiatan tersebut kami berharap akan menjadi contoh nyata bahwa unggas yang biasanya liar, dapat hidup berdampingan dengan tanaman lain, asal tepat cara pengelolaanya. Ditambah lagi saat ini masih dalam kondisi Pademi Covid-19 tak terkecuali di Bengkulu sendiri walau sudah berstatus Zona Hijau. Akan tetapi dampak dari penurunan ekonomi di Bengkulu akibat pandemi sungguh sangat dirasakan terkhusnya masyarakat desa. Mudaha-mudahan dengan melalui program ketahan ekonomi yang menerapkan system integrasi ini, tidak hanya memanfatkan lahan persawahan lebih produktif tetapi jugamemberikan pemahaman dan pengetahuan untuk penikatan SDM masyaraka,” ungkap Ketua BEM UMB Yusuf Muhammad, Jumat (12/11/2021).

Saat Melihat Lahan Yang Akan Dijadikan Pemanfaatan Program PHP2D, Foto: Yusup
Saat Melihat Lahan Yang Akan Dijadikan Pemanfaatan Program PHP2D, Foto: Yusup

Lanjut Yusuf, Petani dan Penernak khusnya di Desa Paca Mukti melalui terbosan ini yang tentunya menambah pendapatan ekonomi masyarakat desa, dalam hal ini agar berperpenghasilan lebih dan serta berkurangnya biaya produksi akibat penurunan pemberian pupuk, pestisida dan herbisida. Dalam peningkatan mutu dan kondisi lahan karena penggunaan pupuk anorgani yang minimal bias mengurangi biaya. Dengan adanya produksi entok mudah-mudahan pengeluaran masyarakat menjadi rendah, karena sebagian besar sumber pakan berasal dasi areal sawah dan pastinya bila ini di olah dengan maksimal dan seriuz oleh masyarakan akan membuka lapangan pekerjaan yang baru dan tantunya dapat mengurangi pengangguran di desa

“Adapun dalam kegiatan ini kita jalankan selama 6 bulan atau satu semester, dan sudah kita mulai sejak bulan Juli lalu. Kami melakukan kordinasi dengan masyarakat desa tersebut dan melakukan sosialisasi, kami juga melaksanakan pemilihan jenis padi, penanman padi, pemeliharaan entok dan Worshop. Pada saat ini kita telah masuk pada ketahap integarasi entok dan padi pada lahan sawah,” jelas Muhamat Yusuf Ketua BEM UM Bengkulu, yang juga Ketua Kelompok Program.

Disi lain Sucipto Sekretaris Desa Panca Mukti, sekaligus pengelola dari kelompok masyarakat Program PHP2D mengatakan, pihaknya hanya menyediakan lahan sawah yang akan menjadi program integrasi pemeliharaan entok  padi sawa. Dengan adanya program ini, masyarakat sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Mahasiswa UMB ini, karena kegiatan ini baru pertama kali ada di desa mereka.

“Program Integrasi padi entok ini baru pertama kali ada di desa kami, biasanya masyarakat kalau menanam padi memakai sistem yang tradisonal, ataupun simetris dan kemudian di program inikan kita mengunakan jajar legowo. Kemudia untuk ternak entok sendirikan di  masyarakat masi tradisonal, artinya dia diliarkan dibelakang rumah dan tidak dipelihara secara maksimal artinya tidak dibuatkan kandang dan sebagainya tapi mudah- mudahan kalau kita lihat program ini bagus. Dengan adanya inovasi untuk kegiatan pertanian ini dari yang mungkin hanya tanam simetris kemudia jajar legowo, kemudia entok di berikan kendang yang permanen, kemudia untuk sistem pemberian pakan nanti akan di atur sesui dengan kebutuhan,” pungkasnya.

 

Pewarta: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here