Kejari Bengkulu

Beni Wijaya, Kasi Intel Kejari Bengkulu, Foto: Dok: Paji Putra Pradana/Telisik.co

Telisik.co, Bengkulu – Kejaksaan Negeri Bengkulu terus mengusut kasus penjualan perkara lahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di Kelurahan Bentiring. Saat ini penyidikan jilid II oleh pihak Kejari masih mengumpulkan bukti-bukti serta para saksi yang juga berpotensi menimbulkan tersangka baru.

Beni Wijaya, Kasih Intel Kejari Bengkulu mengatan, pada saat ini pihaknya masih terus melakukan penyidikan dan akan memanggil saksi-saksi yang dulu belum pernah dipanggil dan akan menambah alat bukti demi melengkapi alat bukti penyidikan tahap kedua ini.

“Saat ini sudah banyak saksi yang telah kita mintai keteranganya. Demi mendapatkan barang bukti yang kuat kita dari tim jaksa juga menambah anggota dan tim supaya lebih cepat pengumpulan alat bukti dan juga saksi-saksi” ungkap dia.

Beni juga mengatakan, pihaknya berupaya terus berupaya untuk cepat menuntaskan masalah ini hanya saja banyak halangan yang bisa mengahambat waktu penyidikan.

“Saat kita menangani perkara terlalu lama itu tidak ada gunanya kan. Jadi kita pengen proses cepat cuman penyidikan bisa terdapat hambatan bisa juga kalau kita panggil saksi, saksinya belum bisa hadir maka kita melakukan pemanggilan ulang nah itu yang kadang-kadang mengulur waktu” jelas Beni.

Terkait dengan target ungkap Beni, pihaknya tidak menargetkan kapan perkara itu akan tuntas. Pihak Kejari kata dia masih fokus melakukan penyidikan dan targetnya adalah penyelesaian secepat mungkin.

“Kalau untuk BKP kita baru menerima berkas perkara SPBP yang berkas splitnya. Jadi Senin kita menerima berkas yang dari petunjuk kita kembali lagi untuk SPDP yang pertama lalu Rabu kemaren kita baru menerima berkas lagi untuk SPDP untuk tersangka lainya. Hal ini sudah berkas saat ini lagi di pelajari, kalau tersamgka tetap tiga sebelumya baru satu tersangka. Saat ini tersangka-tersangka tersebut sudah ditangkap” pungkas dia. [Panji Putra Pradana]