Edwart Syamsi

Telisik.co, Bengkulu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu ingati Eksekutif Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar secepatnya temuan-temuan yang selalu ada setiap tahunnya. Walaupun Pemprov dapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) berturut-turut dari BPK RI perwakilan Bengkulu.

Edwar Samsi, S.Ip,MM Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu menilai, bahwa hal ini suatu permasalahan yang signifikan, harus bisa di selesaikan oleh jajaran pemerintahan Provinsi Bengkulu.

“BPK hanya memberi opini dan rekomendasi-rekomendasi dalam WTP, terkait opini merupakan salah satu penyajian laporan artinya bisa ditelusuri karena jika tidak ada persoalan makanya ada opini WTP. Akan tetapi bukan WTP yang menyisakan persoalan,” ujar Edwar, Kamis (8/7/2021).

Lalu Edwar menjelaskan, salah satu permasalahan persoalan yang harus diselesaikan pemprov Bengkulu terkait dengan kasus temuan yang disampaikan anggota 5 BPK RI, dimana dari sekian ribu kasus dari tahun 2015 hingga 2020 masih menyisakan ribuan persoalan yang harus ditangani dan ditindaklanjuti.

“Untuk itu kita tekankan persoalan ini ditindaklanjuti secepatnya karena output jelas, ada pendapatan kita di situ. Ketika misalnya kerugian Negara atau kerugian Daerah disetorkan kembali ke Kas Daerah (Kasda) dan  bisa kita pergunakan untuk kepentingan yang lebih baik seperti penanganan pandemi Covid-19,” jelas Edwar.

Ia berharap agar Gubernur dan jajarannya mengevaluasi opini ketika diperiksa BPK yang masih terdapat temuan.

“Harapan kita menjadi pelajaran untuk gubernur maupun OPD yang lain agar nantinya bisa terus bekerja yang lebih baik lagi. Namun, untuk permasalah temuan kami tegaskan agar secepatnya diselesaikan tanpa harus menunggu batas waktu yang ada,” pungkasnya. [Panji]