28.4 C
Indonesia
Jumat, Agustus 19, 2022

Dewan Seluma dan Mantan PPTK Diperiksa Penyidik Polda Bengkulu

Telisik.co, Bengkulu – Setelah meminta keterangan dari sejumlah unsur pimpinan dan anggota DPRD Seluma belum lama ini, penyidik juga tengah meminta keterangan saksi ahli. Salah satunya dari Kementerian Dalam Negeri.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., Rabu (22/12/21) mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan permintaan keterangan dari saksi ahli hukum pidana yang direncanakan dalam waktu dekat ini.

Seperti diketahui, Senin (13/12) lalu sejumlah anggota DPRD Seluma nampak memenuhi panggilan dari pihak penyidik Polda Bengkulu.

Mereka yang dimintai keterangan kali ini adalah dua anggota DPRD Seluma, yakni Okti Fitriati dan Yudi Harzan. Tampak pula Ansori, sopir Ulil Umidi.

Sementara yang sudah memenuhi panggilan sebelumnya adalah Husni Thamrin, Ulil Umidi, dan Romania. Termasuk juga bekas pejabat di Setwan DPRD Seluma, Edi Supriadi, Samsul, dan Fery Lastoni.

Dijelaskanya kepada awak media, Yudi Harzan mengaku dimintai keterangan dalam kapasitas saksi terkait dugaan korupsi dana rutin pemeliharaan kendaraan dan BBM anggota Dewan Seluma tahun anggaran 2018 lalu.

Seperti diketahui, kasus ini sebenarnya telah menyeret tiga orang ke penjara, yakni PPTK Fery Lastoni, bendahara pengeluaran Samsul Asri, dan Sekwan Supriadi.

Kasus ini disidik karena ada indikasi kerugian negara mencapai Rp 900 juta dari anggaran Rp 1 miliar lebih.

Sementata Okti Fitriani dikonfirmasi usai menjalani pemeriksaan mengaku hanya memberikan keterangan yang diketahuinya saja.

Direskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol Aries Andi mengatakan ada sekitar delapan anggota DPRD Seluma yang akan dimintai keterangan. Ia menegaskan meski ada upaya pengembalian uang, kasus ini tidak berhenti begitu saja.

“Sekalipun ada pengembalian kerugian negara tapi tidak menghilangkan perbuatannya,” katanya.

Editor: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news