Abdi Muharram Rambe Bupati LIRA Labuhan Selatan, Foto: Doc

Telisik.co, Sumatera Utara – Buntut panjang permasalahan pencatutan nama serta penghargaan yang diakui oleh Yusuf Rizal, serta lakukan pemecatan terhadap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) hasil Munas kedua 2015 Presiden terpilih Olivia Elvira Datau (Olis Datau), yang kabarnya melanggar Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LIRA Pasal XV Bab XIV.

Abdi Muharram Rambe Bupati LIRA Labusel Sumut menyatakan bahwa saudra Yusuf Rizal melanggar AD/ART LIRA Pasal XV Bab XIV, dimana berbunyi bahwa setiap pemberhentian maupun pengangkatan DPP LIRA harus berdasarkan Rekomendasi Munas/ Munaslub.

“Disini Yusuf Rizal tidak minta ataupun tidak mengadakan Munaslub untuk pemecatan DPP LIRA. karena hal itu seluruh DPD dan DPW maupun DPP merasa keberatan. Saat ini saudara Yusuf Rizal sudah tersangka di Polda Sumatera Utara, Ia harus menerima hukuman itu atas ucapan-ucapan palsunya kepada anggota. Yusuf Rizal itu arogan yang seolah olah LSM LIRA yang didirikan adalah milik Atoknya,” jelasnya, Senin (26/7/2021).

Abdi juga mengatakan pada tahun 2016 Yusuf Rizal mendirikan LIRA untuk sebagai tandingan yakni LSM LIRA Indonesia, tapi Yusuf Rizal di medsos tetap catut-catut nama Lumbung Informasi Rakyat yang SAH, bahkan Rekor Muri juga dicatutnya.

“Rekor Muri yang diperoleh LIRA pada tahun 2009, sementara LSM LIRA Indonesia Berdiri tahun 2016. Yusuf Rizal bahkan membuat pembodohan yang menyatakan bahwa dia team sukses Jokowi-Ma’rub Amin, pada Pilpres 2019 yusuf Rizal adalah team sukses di kelompok Prabowo,” tegasnya.

Disisi lain Bupati LIRA Deli Serdang, Muhammad Yahya Saragih dengan tegas mengatakan bahwa pernyataan Yusuf Rizal terkait pemecatan Olivia Elvira Datau itu tidak benar.

“Kalau memang ada pemecatan terhadap Olivia Elvira Datau oleh dia (Yusuf Rizal) mana surat pemecatanya, kemudian kenapa Olis Datau bisa mengeluarkan SK, dan legalitas kita jelas dari Kemenkumham. Kemenkumham ini atas nama Olis Datau, kenapa dia tidak Petunkan di Kemenkumham atas nama Olis Datau yang sudah di pecat dia. Buktinya saat ini kami berjalan kok tidak ada yang keberatan,” tegasnya.

Lebih lanjut Yahya Saragi juga menyampaikan kelicikan Yusuf dengan membawa nama LIRA dan meyakinkan orang supaya dia bisa mendapatkan uang.

“Nah dengan membawa nama LIRA ini dia mencari makan untuk meyakinkan orang supaya dia itu betul-betul benar, supaya bisa menarik uang dari pencatutan nama organisasi ini,” pungkasnya. [Panji Putra Pradana]