22.4 C
Indonesia
Kamis, Juni 30, 2022

Informasi Teranyar, Akan Ada Bupati Jadi Tersangka, Benarkah?

Telisik.co, Bengkulu – Diduga lakukan korupsi terkait pengeluaran izin dan administrasi pertambangan batu bara di Provinsi Bengkulu akan berpotensi menyeret salah seorang bupati yang akan menjadi tersangka.

Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu, Kompes Pol. Aries Andhi kepada awak media, setelah hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu menemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara.

Ia juga mengatakan, pada saat ini status pengusutan pun ditingkatkan, dari penyelidikan ke penyidikan. Dalam kasus ini, ada dua orang yang saat ini fiduga berstatus sebagai terlapor yakni FR dan DN.

“Kenapa saya sampaikan tindak pidana korupsi di bidang pertambangan, karena ada beberapa hal. Baik dari pengeluaran masalah izin dan administratif yang akhirnya memberikan suatu hak kepada orang untuk melakukan kegiatan. Dari kegiatan ini karena ada proses yang menyalahi aturan (cacat formil dan materil),” jelasnya.

Sehingga patut diduga, yang dilakukan baik itu pengambil kebijakan dalam hal ini kepala daerah (bupati, Red) maupun pelaku usahanya dapat dikategori melakukan tindakan korupsi yang merugikan keuangan negara.

Lanjut Aries menjeleskan, Polda Bengkulu telah melaksanakan proses ini mulai dari awal penyelidikan atas kasus tersebut. Hingga pada 9 Desember 2021 telah menaikkan status perkara tersebut ke penyidikan.

Lalu dijelaskan Aries, bahwa saat ini pihaknya juga akan mengkonstruksikan perbuatan yang diduga ada keterkaitan terhadap kepala daerah maupun pelaku usaha dalam melakukan kasus tersebut.

“Saat ini semua data sudah kita kumpulkan dan sudah kita ambil. Baik itu dari dinas terkait dan instansi lainnya yang juga kita mintai keterangan. Sehingga nanti mendukung proses penyidikan yang akan kita jalankan,” jelas Aries tanpa mau menyebutkan secara detail identitas kepala daerah atau oknum pengusaha pertambangan yang terancam jadi tersangka.

Saat pihak media memintai Klarifikasi, namun diakuinya, di awal penyelidikan kasus ini telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saudara FR. Dipastikan Ditreskrimsus kasus ini telah ditingkatkan kepenyidikan, FR akan kembali diperiksa.

“Untuk saudara FR satu kali kita periksa waktu itu (penyelidikan, Red). Kita minta klarifikasi yang bersangkutan. Sementara dalam proses penyidikan dalam waktu dekat kita juga akan kembali memanggil yang bersangkutan,” sambungnya.

Ditreskrimsus Aries juga menyebutkan saat ini perusahaan tambang yang bersangkutan sudah tidak beroperasi lagi karena izin operasinya telah habis. Namun demikian disebutkannya ada kerugian negara dalam kasus yang tengah ditangani saat ini.

“Terjadinya kerugian negarakarena mungkin mengunakan izin yang cacat formil dan materil tadi. Menurut ahli, apapun yang dilakukan dapat menjadi ini sebagai tindak pidana korupsi,” demikian Aries.

Pewarta: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news