Lokasi pencurian motor korban Napsin Rahim (60) di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu, Foto: Dok

Telisik.co, Kota Bengkulu – Salah seorang warga Tanah Patah, Kota Bengkulu Napsin Rahim (60) menjadi korban pencurian sepeda motor (curanmor). Aksi pencurian yang dialami korban terjadi saat dirinya tengah asyik menjaring ikan di Kelurahan Teluk Sepang, Kecamantan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Jumat, (23/07/2021) sore.

Diceritakan korban, usai salat jumat dirinya berniat menjaring (jala) ikan di kawasan Teluk Sepang. Ia berangkat dari rumah anaknya di Tanah Patah. Sesampainya di lokasi yang dituju, korban langsung memarkirkan motor di bawah salah satu pohon kelapa sawit.

“Jarak saya dengan motor sekira 100 meter, saat itu saya sedang istirahat sambil merokok. Motor dikunci stang, saya parkirkan pas di bawah sawit ini. Saya mancing di situ” kata Napsin sembari menunjuk ke arah salah satu tempat pemancingan di kawasan itu.

Saat menjaring itulah pencuri beraksi. Awalnya korban yang merasa curiga dengan ada bunyi motor dan langsung reflek melihat ke arah motor miliknya. Ia pun terkejut karena motor sudah tidak ada di tempat.

“Saya masih sempat melihat pencuri membawa motor dan saya kejar sampai ke arah jembatan tapi dak tekejar lagi. Saya minta bantu orang minta antar ke polsek” kata Napsin.

Lanjut korban, atas kejadian itu dirinya mengalami kerugian sekira Rp 6 juta. Motor yang hilang berupa Mio Sporty warnah merah dengan Nopol BD 4189 PI serta Handphone jenis Nokia yang diletakan di dalam jok motor.

Kapolsek Kampung Melayu Surya R. Purnama mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada saat beraktifitas mencari ikan di kawasan tersebut. Menurut Kapolsek, kejadian pencurian di lokasi titu merupakan kali kedua.

“Kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat mencari ikan, jangan karena terlena dengan tarikan ikan lupa dengan motor. Kalau motor terpaksa harus ditinggalkan sebaiknya gunakan pengaman ganda untuk meminimalisir aksi pencurian” kata Kapolsek melalui petugas piket.

Reporter: Panji Putra Pradana