27.4 C
Indonesia
Sabtu, Juli 2, 2022

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Peringati Upacara HDKD Ke 76 Secara Virtual

Telisik.co, Bengkulu – Kemenkumham Bengkulu ikuti upaca Hari Kementrian Hukum dan Ham RI, Hari Dharma Karyadhika (HDKD) ke-76 tahun 2021 secara virtual. Acara HDKD ini sebagai momentum peningkatan pelayanan kepada publik.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menyampaikan bahwa Seminar Nasional ini adalah momentum dalam mensinergikan dan mengkoordinasikan peran pemerintah sebagai katalisator dan dinamisator baik kepada masyarakat maupun dunia usaha. Hasil dari seminar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai rumusan kajian dan rekomendasi kebijakan di bidang Hukum dan HAM.

“Makna yang paling penting adalah bagaimana bekerja dengan tulus tanpa pamrih, dedikasi yang tinggi, serta semangat bekerja dan berkarya untuk memberikan yang terbaik serta keberkahan, baik bagi organisasi Kementerian Hukum dan HAM dan seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Lanjut Menteri Kumham Yassona H Laoly, upacara dilaksanakan secara virtual oleh seluruh jajaran Kanwil diikuti jajaran Pimpinan Tinggi Madya, Staf Ahli Menteri, Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Kantor di setiap provinsi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kumham Bengkulu, Foto: panji putra
Kumham Bengkulu, Foto: panji putra

Yasonna dalam sambutannya meminta kepada seluruh jajaran dalam peringatan HDKD ke-76 untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi pada momentum pandemi COVID-19 ini turut menjadikan insan Dharma Karya Dhika yang tangguh dan berkemanusiaan serta berinovasi pada pelayanannya.

“Tantangan yang dihadapi Kementerian Hukum dan HAM akan semakin berat, untuk itu kita dituntut selalu meningkatkan kapasitas dan kompetensi dengan segala sumber daya yang ada. Berbagai capaian prestasi yang diraih Kementerian Hukum dan HAM diharapkan dapat terus memberikan citra positif di masyarakat,” katanya.

Kemudian Menkumham juga mengatakan perubahan latar sejarah lahirnya HDKD yang semula diperingati setiap tanggal 30 Oktober, kedepan dilaksanakan pada 19 Agustus.

“Hasil kajian tersebut kita bahas bersama jajaran dan Tim Pengkaji. Berdasarkan fakta sejarah, dokumen informasi yang autentik, sumber yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, kita tetapkan bahwa hari lahir Kemenkumham adalah tanggal 19 Agustus 1945, selanjutnya disebut HDKD, diperingati pada tanggal 19 Agustus setiap tahunnya, dan mencabut Keputusan Menteri Kehakiman tahun 1985,” katanya.

Tidak ada maksud-maksud lain dari Kemenkumham kecuali mengembalikan ke sejarah yang benar apalagi niat untuk tidak menghargai apa yang telah diputuskan Menteri Kehakiman sebelumnya kecuali mengembalikan pada sejarah yang benar.

“Sekali lagi ini untuk pelurusan sejarah. Utamanya, Menteri Yassona meminta agar Hari Dharma Karya Dhika sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua yang telah dilakukan selama ini, rumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi situasi yang sangat dinamis, terus bekerja dan berkarya, pastikan bahwa kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara benar-benar terlayani,” tegasnya.

Disisi lain Kepala Kanwil Kemenkum Ham Bengkulu mengatakan hal yang sama dan senada dengan Mentri Yasona. Efektivitas dan Optimalisasi Pelayanan Kepala Kantor Kemenkumham Bengkulu Imam Jauhari turut meminta agar jajaran mempermudah dan mengoptimalkan pelayanan masyarakat.

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan kemudahan pelayanan digital yang dapat diakses melalui website resmi Kemenkumham baik pada bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan.

“Baik hari libur atau kondisi jauh, masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan yang dibutuhkan melalui website kami” katanya.

Selain upacara, momentum HDKD juga dilakukan penyerahan penghargaan oleh Kemenkumham Bengkulu kepada 15 tenaga kesehatan yang telah membantu menangani COVID-19.

Pewarta: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here