8.3 C
London
Jumat, November 26, 2021

Mahasiswi Ditemukan Tidak Bernyawa Dalam Kamar Hotel

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Telisik.co, Bengkulu – Seorang mahasiswi ditemukan tidak bernyawa didalam salah satu kamar Hotel di Kota Bengkulu. Dalam kasus tersebut pihak Polres Bengkulu masih mendalami dan menyelidiki penyebabnya.

Kapolres Bengkulu AKBP Andy Dady Nurcahyo Widodo, S.IK., melalui Kasat Intelkam Polres Bengkulu AKP Andy Sulaiman, SH., memaparkan bahwa pihaknya mendapat laporan ada seorang perempuan warga Kecamatan Pasar Tais, Kabupaten Seluma ditemukan tidak bernyawa di salah satu kamar Hotel di Kota Bengkulu, pada Minggu (21/11/21).

Ia juga membenarkan saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai penemuan mayat tersebut. Jenazah perempuan ini diketahui beridentitas AT (26) warga Kecamatan Pasar Tais, Kabupaten Seluma, yang masih berstatus mahasiswa.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi dalam kondisi pingsan diatas tempat tidur, dan langsung dilarikan dirumah sakit serta melaporkan hal tersebut ke Polsek Gading Cempaka. Namun naas, berdasarkan keterangan dokter Rumah Sakit Gading Medika korban telah meninggal 30 menit sebelum sampai dirumah sakit.

”Saat ini korban masih berada di Rumah Sakit Gading Medika untuk dilakukan otopsi dan pihak kepolisian sudah menghubungi keluarga pihak korban. Untuk penyebab kematian korban saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Personil yang bertugas langsung mengamankan TKP dan menemukan barang bukti berupa 1 keping obat merek Amoxilin, 1 keping obat merek Luna, 1 botol minuman merek Jegermelfire, 2 botol minuman merek soju, 1 botol minuman merek Mix Max, 1 botol isotonik merek 1000 mg, dan 1 botol minuman merek kratindeng.

“Karena kejadian ini, dari pihak keluarga tidak berkenan mayat anaknya untuk dilakukan otopsi dan keluarga menerima kematian korban dan tidak menuntut hukum kepada siapapun dikemudian hari,” pungkas Kapolres Bengkulu.

Menurut keterangan saksi korban memang sering mengonsumsi obat-obat tersebut karena korban sering mengalami sakit kepala.

Editor: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news