6 C
London
Jumat, November 26, 2021

Nuzuludin Ajak Anak Muda Cintai Budaya Kesenian Bengkulu

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Telisik.co, Bengkulu – Wakil ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Nuzuludin, SE yang juga sebagai anggota komunitas Kesenian Sarafal Anam Persatuan Muda Sepakat (PMS) Jalan Merapi, Panorama Bengkulu akan mengusulkan anggaran untuk adakan lomba sarafal anam. Sarafal anam ini memiliki ciri yang sangat khas, yang mana kekhasan ini terdapat dalam aspek sastra dan musik yang berisikan pujian-pujian kepada Rasulullah.

Meskipun seni Sarafal Anam ini menggunakan teks dari kitab Mawlid Sharaf Al Anam, namun syair-syairnya telah dimodifikasi sedemikian rupa dan dilagukan dengan irama khas Bengkulu. Komunitas Sarafal Anam ini melakukan laitahan penghapalan kembali dan penyatuan di kediaman ketua RT 07 Jalan Merapi 9, Rt 07, Rw 03, Kota Bengkulu.

Nuzuludin Latihan Bersama dengan Komunitas Seni Sarafal Anam PMS, Foto: Panji Putra P
Nuzuludin Latihan Bersama dengan Komunitas Seni Sarafal Anam PMS, Foto: Panji Putra P

Nuzuludin SE Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu mengatakan dalam pembahasan perioritas platfom anggaran sementara, disini Ia telah mengusulkan untuk diadakan Seni Sarafal Anam di Kota Bengkulu tahun depan.

“Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan ditahun 2022 nanti. Sehingga seni sarafal anam ini bisa merakyat dan lebih dikenal dikalangan anak muda,” ucapnya, Minggu (31/10/2021).

Kegiatan hari ini mesti wajib dan layak didukung dari seluruh kalangan. Karana secara tidak langsung berhubungan dengan pujian kepada Rasulullah dan dengan sendirinya kegiatan ini seperti beribadah.

“Saya menghimbau kepada masyakat Kota Bengkulu agar kesenian sarafal anam ini adalah kesenian yang layak di kembangkan dan di pelihara oleh generasi muda. Mudah-mudahan dengan adanya pemberitaan ini anak-anak muda lebih tertarik dengan kegiatan-kegiatan kesenian Daerah yang ada di Bengkulu,” ajaknya.

Latihan Akhir Penyamaan Nada dan Hafalan, Foto: Panji Putra P
Latihan Akhir Penyamaan Nada dan Hafalan, Foto: Panji Putra P

Ditempat yang sama Abdulah Taib Tahir ketua Sarafal Anam PMS mengatakan kegiatan yang dilakukan saat ini biasa kita sebut ‘giliran narik beduk’ dalam pelaksanaan ini intinya belajar atau mengulang lagu-lagu barzanji agar supaya lebih lancar.

“Dalam penampilan biasanya saat pesta, pembuang rambut cemar, aqikah, yang utamanya pada pesta pernikahan itu disebut penampilan. Nah malam ini ialah giliran narik, intinya pelaksanaan saat ini ngulang kaji atau sama-sama belajar,” pungkasnya.

Pewarta: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here