Cecep Taswandi Saat Di Wawancara

Telisik.co, Bengkulu – PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Bengkulu terus lakukan kegiatan Ekspor komoditi untuk Provinsi Bengkulu melalui Pelabuhan Pulau Baai. Hal ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa Pelabuhan Pulai Baai saat ini siap dan sanggup melaksanakan kegiatan bongkar muat skala internasional.

Hal ini Sejalan dengan ambisi PT Pelabuhan Indonesia II sebagai trade fasilitator perdagangan berkelas Dunia. Guna mendukung kelancaran perdagangan dan pengembangan komoditas Provinsi Bengkulu, Pelabuhan Pulau Baai kembali sukseskan kegiatan pengapalan ekspor cangkang sawit.

Pengapalan MV. Hosei Pearl perdana di pertengahan tahun 2021 ini yakni sebesar 11.000 metrik Ton komoditas cangkang milik PT Zapin Agro Internasional dengan tujuan Pelabuhan Oita, Jepang. Keseriusan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Bengkulu mensukseskan perdagangan Internasional dapat dilihat dari usaha yang dilakukan dalam merawat kedalaman alur pelabuhan.

“Saat ini kedalam alur pelabuhan sudah mencapai -10 mLWS yang artinya kedalaman yang sudah cukup untuk kapal besar tujuan export bisa masuk ke dalam pelabuhan untuk melakukan kegiatan. Saat ini kami bekerjasama dengan anak perusahaan yakni PT Rukindo dengan metode kontrak kedalaman, dimana kapal keruk tetap standby di pelabuhan dan pengerukan dilakukan secara rutin sehingga kedalaman alur terjaga sepanjang tahun,” ungkap Cecep Taswandi Deputi General Manager PT. Pelindo II Bengkulu.

Kedalaman alur yang terjaga berimplikasi pada keamanan lalu lintas kapal dari dan menuju Pelabuhan Pulau Baai, dan kapal-kapal berbadan besar dapat berlayar dengan aman. Berbagai pengembangan Pelabuhan Pulau Baai yang saat ini sedang berjalan diharapkan dapat menjadi fasilitator perdagangan bagi sentra produksi, industri, hasil tambang dan hasil perkebunan, serta mendukung kelancaran transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera dan mampu menekan biaya logistik bagi para pengguna jasa.

“Untuk itu, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) berharap dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk selalu memacu dan merangsang para pengusaha lokal agar secara kontinyu melakukan ekspor khususnya komoditas dari Provinsi Bengkulu melalui Pelabuhan Pulau Baai,” pungkas Taswandi. [Panji]