22.4 C
Indonesia
Rabu, November 30, 2022

Pembobol Data Nasabah Melakukan Aksi di Dua Pulau Besar

Telisik.co, Bengkulu – Setelah berhasil menangkap 7 (tujuh) orang tersangka pembobol Data Nasabah Bank, Subdit Harda Bangtah, Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu mandapati bahwa ketujuh tersangka merupakan salah satu jaringan Nasional asal Medan.

“Ketujuh tersangka ini merupakan jaringan pembobol yang tersebar di Nasional mereka ini berasal dari Medan yang beraksi di Sumatera dan Pulau Jawa,” ungkap Dir Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, S.Ik., didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., serta Kasubdit Harda Bangtah AKBP Edy Jatmiko, S.H., M.H., saat press conference Selasa (22/02/22) di Selasar gedung Reskrim.

Dir Reskrimum Polda Bengkulu juga menjelaskan, bahwa dari hasil penyelidikan yang dilakukan terhadap ke 7 tersangka diketahui beranggotakan sebanyak 11 orang yang terbagi menjadi 2 jaringan yakni team Alpha dan team delta.

“Untuk team delta mereka melancarkan aksinya di Pulau Sumatra, sedangkan untuk team Alpha beraksi di Pulau Jawa,” jelas Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

Dir Reskrimum Polda Bengkulu mengatakan, dari aksi yang dilakukan oleh jaringan pembobol asal Medan ini, baik di Pulau Jawa maupun di Sumatera total kerugian yang dialami oleh Bank BUMN dengan total sebesar Rp. 2.910.000.000.,- (dua milyar sembilan ratus sepuluh juta rupiah ).

“Mereka ini beraksi di Batam, Palembang, Padang, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, dan di Semarang,” kata Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

Dir Reskrimum Polda Bengkulu menambahkan, untuk 3 tersangka yakni berinisial KFN, ANP, serta WA yang terdiri dari dua orang wanita dan satu orang pria saat ini sudah ditangkap disemarang, sedangkan untuk tersangka CH juga sudah ditangkap di Binjai.

“Anggota kita saat ini sudah berangkat ke Polres Binjai untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Dir Reskrimum Polda.

Editor: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news