Peringatan HAN 2021, Foto: Dok

Telisik.co, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengandaliaan Penduduk dan Keluarga Berancana (DP3AP2KB) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021 dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.”

Tema ini menggambarkan komitmen pemerintah Kota Bengkulu untuk tetap berpartisipasi dalam melindungi anak-anak Indonesia.

Acara yang berlangsung di Hotel Reffles City, Pantai Panjang ini dibuka langsung Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi. Turut hadir Kapala Lembaga Pembinanaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Provinsi Bengkulu Resman Hanafi, Ketua PKBM Ilmu Bunda Ema Nasiah, dan beberapa orang relawan anak.

Peringatan HAN merupakan momentum untuk memberikan suatu perasaan nyaman terhadap anak-anak serta perhatian dari pemerintah dan masyarakat Kota Bengkulu. Acara ini juga diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa dan kemerdekaan anak.

Menurut Kadis DP3AP2KB, Dewi Dharma, tema HAN 2021 merupakan gambaran komitmen pemerintah Kota Bengkulu untuk tetap berpartisipasi dalam melindungi anak-anak Indonesia. Pelaksanaan HAN secara nasional sudah dilaksanakan sejak tanggal 1 juli 2021 dan hari ini di Kota Bengkulu, Rabu, (08/09/2021)

“Bahawa Indonesia telah pemperhatikan potensi anak sejak 5 September 1990, ini berupakan komitmen dan menghormati serta memenuhi hak anak dari usia nol sampai 18 tahun, termasuk anak yang masih salam kandungan, sebab anak memerlukan dan mempunyai kesehatan yang selalus-luasnya utuk tumbuh berkembang dengan optimal” kata Dewi Dharma dalam sambutannya.

Sementara PKBM Ilmu Bunda yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan apresiasi dan  penghargaan oleh Pemerintah Kota Bengkulu pada program pendidikan nonformal.

“Dengan apresiasi yang diberikan ini akan menjadi cambuk penyemangat kami untuk  terus melakukan pembinaan, berkarya lebih baik dan luas kedepannya” kata Ema Nasiah, ketua PKBM Ilmu Bunda.

Dijelaskan Ema, tahun ini PKBM Ilmu Bunda sudah memberikan ijazah kepada 88 orang anak-anak binaan LPKA dan secara simbolis pada kesempatan itu diberikan 9 ijazah Paket C dan 8 Ijazah Paket B. Sebelumnya telah memberikan ijazah kepada 22 orang warga binaan Lapas Dewasa dari total 178 Orang murid yang belajar di PKBM Ilmu Bunda.

“Saya juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala LPKA Kelas II Provinsi Bengkulu Bapak Resman Hanafi” tutup Ema.

Reporter: Iman SP Noya