Telisik.co, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu memfasilitasi anggota koperasi simpan pinjam (KSP) yang ada di Bengkulu untuk melakukan peningkatan sumber daya manusia dan kompetensinya melalui diklat akuntansi koperasi.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop-UMKM) Nusirwan mengatakan dalam pengembangan ini para pengurus koperasi dituntut untuk berdaya saing dan mengembangkan pegelolaan administrasi yang sehat sehingga kehadiran KSP dapat membawa manfaat dan mensejahterakan anggotanya.

“Kami juga mengajak para pelaku koperasi untuk dapat mengelola sistem koperasi sesuai tata kelola perusahaan. Di mana dengan sistem ini koperasi dapat lebih terstruktur, dapat mengembangkan relasi dan fungsinya sebagai perserikatan. Hal ini penting mengingat koperasi juga harus lebih adaptif terhadap perubahan utamanya pada situasi pandemi COVID-19 saat ini” kata Nusirwan, Selasa (7/9/21) usai memantau Diklat Koperasi Angkatan V.

Disisi lain Kepala Balai Pelatihan Koperasi Ifana Kusumaningtyas mengatakan saat ini pihaknya telah melatih sebanyak 5 angkatan dengan sumber dana yang dialokasikan khusus dari kementerian. Kemudian lanjut Ifana, pengurus koperasi dituntut berkembang seperti perusahaan sehingga yang selama ini berimplementasi pada sisa hasil usaha dapat melebarkan fokusnya pada pemanfaatan ekonomi masyarakat.

“Masyarakat daerah didorong membentuk koperasi sehingga dapat membentuk unit usaha dan berimplementasi pada keuntungan bagi anggotanya” kata dia.

Dari 250 orang dalam satu angkatan yang telah melalui pelatihan, Ia berharap pembekalan ini dapat sejalan dengan program pemerintah terhadap peran koperasi dalam pemulihan ekonomi nasional serta koperasi yang sehat dan mandiri. [Panji Putra Pradana]