Telisik.co, Bengkulu – Masyarakat di Bengkulu di hebohkan dengan penomena tampak seperti matahari yang dilingkari cincin. Kejadian itu sering terlhihat pada siang hari yang cerah dan malam yang cerah pada saat bulan terang. Penomena ini tampak terlihat pada beberapa daerah yang ada di Provinsi Bengkulu.

Admin Grub Whatsapp BMKG Fatwati Bengkulu menerangkan bahwa itu merupakan fenomena optis berupa lingkaran cahaya yang mengelilingi matahari. Ini merupakan fenomena biasa dinamakan Fenomena Halo yaitu merupakan fenomena optik yang berupa lingkaran disekitar cahaya. Dalam hal ini adalah matahari bahkan bisa juga pada malam hari disekitar bulan.

“Fenomena Halo ini disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus / cirrostratus (awan lapisan atas yang berada di 5–10 km atau 3–6 mil di lapisan atas troposfer). Fenomena ini bergantung pada bentuk dan arah kristal es, cahaya matahari direfleksikan dan dibiaskan oleh permukaan es yang berbentuk batang atau prisma sehingga sinar matahari seolah-olah menjadi terpecah mengelilingi matahari,” ungkap Admin BMKG Fatmawati Bengkulu.

Selanjutnya Admin juga mengatakan tidak ada hubungannya fenomena Halo ini dengan penurunan suhu yang ada di Bengkulu saat ini, itu yang mereka jelaskan.

“Kalo kondisi dingin ini biasanya selalu terjadi dimusim kemarau. hal ini terjadi karena pada siang hari yang panas dengan kondisi cerah tanpa tutupan awan sampai malam/dini hari. Panas tersebut diserap oleh bumi, dan pada malam harinya langsung dilepaskan tanpa ada penghambat/penghalang, dalam hal ini tertutupan oleh awan. sehingga suhu bumi dipermukaan akan jauh lebih terasa dingin dibanding dimusim hujan,” ungkapnya.

Oleh karena itu untuk saat ini suhu minimum masih normal, masih dirange 23-22 oC dan berdasarkan data 2 thn sebelumnya ada trend menurunnya suhu ketika dipuncak musim kemarau.

“Jadi untuk beberapa bulan kedepan kondisi dingin ini masi akan bertahan,” pungkasnya. [Panji Putra Prdana]