Telisik.co, Kota Bengkulu – Untuk kesekian kalinya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Hidayah Kota Bengkulu (dulu PDAM Tirta Dharma,red) mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2020 dari Kantor Akuntan Publik (KAP). Spesialnya WTP yang didapat PDAM Tirta Hidyah pada tahun ini didapatkan bertepatan dengan moment peringatan HUT ke-76 RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Pada tahun 2020 lalu Perumda Tirta Hidayah juga mendapatkan WTP dari hasil audit laporan keuangan tahun 2019. Opini WTP ini tentu tidak diraih dengan mudah tanpa kerja keras, perbaikan-perbaikan administrasi keuangan, aset dan lainnya.

Direktur Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu Sjobirin Hasan menceritakan perjalanan Perumda Tirta Hidayah sejak ia pertama bertugas tahun 2013.

“Saya pertama bertugas tahun 2013. Sebelum saya menjabat, laporan keuangan tahun 2012-2013 dari hasil audit mendapat opini Disclaimer. Kemudian kami melakukan pembenahan-pembenahan hingga mulai tahun 2014-2018 mendapat opini WDP (wajar dengan pengecualian). Alhamdulillah tahun 2019-2020 berhasil mendapatkan WTP,” sampai Sjobirin.

Sjobirin mengaku senang dan bangga karena WTP itu diraih bertepatan dengan hari spesial HUT ke-76 Republik Indonesia. Setidaknya ia merasa bahwa BUMD yang dibina dan dibesarkan oleh Pemkot Bengkulu dibawah bimbingan Walikota Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi telah ikut andil dalam mengisi kemerdekaan dengan karya dan prestasi.

“Kalau dulu pahlawan-pahlawan kita berjuang untuk merebut kemerdekaan, sekarang kita berjuang untuk mengisi kemerdekaan dengan karya dan prestasi. Kita buktikan kepada negara kita ikut memberikan yang terbaik dengan karya-karya kita,” ujar Sjobirin.

Ke depan, sambung Sjobirin ia tetap berusaha untuk mempertahankan predikat atau opini WTP tersebut.

“Mohon doanya PDAM Kota Bengkulu ke depannya bisa lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih barokah,” demikian Sjobirin. [Panji Putra Pradana]