26.4 C
Indonesia
Minggu, Juli 3, 2022

Tebar Manfaat, Prodi Tadris IPS UINFAS Berbagi di Tengah Pandemi

Telisik.co, Bengkulu – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Semester 1 C ,Univresitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno (UINFAS) Bengkulu, Mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dengan berbagi Sembako ke Panti Asuhan Mutiara Kota Bengkulu, Jumat (23/12/2021).

Aktivitas berbagai sembako ini disambut hangat oleh pihak panti asuhan Mutiara, turut hadir dalam acara ini yaitu Pengurus Panti Novi Fitri Nadayani, Dosen Pengampu Mata Kuliah Pancasila Dr. Adisel, M.Pd, Dosen Ilmu Komunikasi Dr. Robbet Thadi, M.Si dan juga 25 orang Mahasiswa IPS. Selain melakukan silaturahmi, kegiatan implementasi nilai-nilai Pancasila ini juga diisi dengan makan dan doa bersama.

“Ide ini juga tidak lepas dari pengimplementasian mata kuliah Pancasila, mahasiswa Tadris IPS sangat responsif dan juga penuh semangat untuk mengikuti kegitan di lapangan seperti ini. Mahasiswa berbagi sembangko dari kumpulan anggota kelas Tadris IPS 1C, dan hari ini kami serahkan bantuan sembako bersama pihak panti asuhan, hal seperti ini akan terus dilanjutkan supaya jiwa-jiwa peduli sosial terus tumbuh pada mahasiswa terkhususnya prodi IPS,” ujar Adisel.

“Saya berharap, kedepan akan ada sebuah yayasan atau panti yang benar-benar terintegrasi, supaya hak dan kebutuhan para anak-anak yang kurang beruntung bisa sama dengan anak-anak yang lainya, baik itu terkait bidang pendidikan, kesehatan dan lainya, karena setiap anak mempunyai hak yang sama untuk mempunyai masa depan yang lebih baik lagi,” sambung Adisel.

Dari sisi lain, disampaikan oleh Gito Perdana sebagai mahasiswa, “ Saya sangat berbahagia bisa mengikuti kegitan ini, karena hal-hal seperti ini sangat baik untuk saya dan teman-teman, menjadi mahasiswa yang peduli sosial dan juga pandai bersyukur atas keadaan saat ini, semoga yang bisa kami bagi pada kegitan hari ini bisa bermanfaat bagi adik-adik di panti,” ujarnya. [Wulan]

Editor: Panji Putra Pradana

Latest news
Related news