21.4 C
Indonesia
Selasa, Mei 17, 2022

Terdakwa Didit Wijayanto Wijaya Jalani Sidang Perdana

Telisik.co, Jakarta – Terdakwa kasus tindak pidana merintangi atau menggagalkan penyidikan atau menganjurkan tidak memberikan keterangan atau memberikan keterangan yang tidak benar dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tahun 2013-2019 akan menjalani sidang perdana.

Hakim Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah mengeluarkan Penetapan hari sidang terhadap terdakwa Didit Wijayanto Wijaya pada hari Selasa (25/1/2022) pukul 10:00 WIB, berdasarkan Penetapan Nomor 1/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst tanggal 12 Januari 2022, serta memerintahkan Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk menghadapkan terdakwa, alat bukti dan barang bukti.

Untuk kepentingan pemeriksaan, Hakim Ketua juga telah mengeluarkan Surat Penetapan Nomor 1/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst tanggal 12 Januari 2022 terhadap Terdakwa Didit Wijayanto Wijaya untuk dilakukan penahanan dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung paling lama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal 12 Januari 2022 sampai dengan tanggal 10 Februari 2022.

Sebagai informasi, Terdakwa Didit Wijayanto Wijaya Selakudvokat/ Penasehat Hukum/ Konsultan Hukum yang bertindak atas nama pemberi kuasa 7 (tujuh) orang saksi.

Ia telah menganjurkan atau mempengaruhi dan mengarahkan 7 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak Pidana korupsi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tersebut untuk menolak memberikan keterangan sebagai saksi pada saat diperiksa oleh Tim Penyidik dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga menyulitkan serta merintangi penanganan dan penyelesaian Penyidikan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Penyelenggaraan Pembiayaan Ekspor Nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019. [***]

Latest news
Related news