Telisik.co, Kota Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro setelah Kota Bengkulu termasuk daftar 43 kota yang dikenakan pengetatan PPKM Mikro karena tren angka positif Covid-19 meningkat. SE Nomor: 360/22/BPBD/2021 ini  tentang PPKM dan penghentian seluruh kegiatan yang bersifat keramaian atau kerumunan salah satunya kegiatan belajar dan mengajar (PAUD/TK, SD, SMP, SMA/sederajat dan Perguruan Tinggi) di wilayah Kota Bengkulu dilakukan secara daring (online), Rabu (7/7/2021).

Berikut SE Walikota Bengkulu:

Diketahui sebelumnya, Pemerintahan Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Wakil Walikota Dedy Wahyudi menyatakan bahwa regulasi PPKM skala mikro disetiap kelurahan di Kota Bengkulu diberlakukan hari ini Selasa 06 Juli 2021.

“Semua instruksi dari pemerintah pusat selalu kita indahkan dalam menekan penyebaran virus Covid-19, mulai dari pemberlakuan PPKM mikro, vaksinasi dan hal lainnya,” sampai Dedy.

Agar semuanya berjalan sesuai rencana, Pemkot tak bosan-bosannya terus mensosialisasikan 5 M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas disetiap RT, RW dan Kelurahan di Kota Bengkulu.

Pemkot juga mempersiapkan hal lainnya diantaranya seluruh puskesmas diminta untuk melakukan kampanye keliling ke setiap kelurahan untuk warga agar mentaati prokes apa lagi pasca lebaran, tentu akan banyak warga yang melaksanakan pesta pernikahan. Bukan hanya Pemkot saja, TNI, Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas juga akan memantau pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro disetiap kelurahan di Kota Bengkulu. [Panji]